Pages

Kamis, 15 Maret 2012

PENGERTIAN PROFESI DAN PROFESIONALISME



PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
PROFESIONAL, adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.
Yang harus kita ingat dan fahami betul bahwa “PEKERJAAN / PROFESI” dan “PROFESIONAL” terdapat beberapa perbedaan :
PROFESI :
- Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.
- Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).
- Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.
- Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.
PROFESIONAL :
- Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.
- Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.
- Hidup dari situ.
- Bangga akan pekerjaannya.
CIRI-CIRI PROFESI
Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
1. Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat
pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
2. Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
3. Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
4. Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan
dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
5. Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.
Dengan melihat ciri-ciri umum profesi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kaum profesional adalah orang-orang yang memiliki tolak ukur perilaku yang berada di atas rata-rata. Di satu pihak ada tuntutan dan tantangan yang sangat berat, tetapi di lain pihak ada suatu kejelasan mengenai pola perilaku yang baik dalam rangka kepentingan masyarakat. Seandainya semua bidang kehidupan dan bidang kegiatan menerapkan suatu standar profesional yang tinggi, bisa diharapkan akan tercipta suatu kualitas masyarakat yang semakin baik.
PRINSIP-PRINSIP ETIKA PROFESI :
1. Tanggung jawab
- Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
- Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.
2. Keadilan. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
3. Otonomi. Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya.
SYARAT-SYARAT SUATU PROFESI :
- Melibatkan kegiatan intelektual.
- Menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus.
- Memerlukan persiapan profesional yang alam dan bukan sekedar latihan.
- Memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan.
- Menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen.
- Mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi.
- Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
- Menentukan baku standarnya sendiri, dalam hal ini adalah kode etik.
PERANAN ETIKA DALAM PROFESI :
• Nilai-nilai etika itu tidak hanya milik satu atau dua orang, atau segolongan orang saja, tetapi milik setiap kelompok masyarakat, bahkan kelompok yang paling kecil yaitu keluarga sampai pada suatu bangsa. Dengan nilai-nilai etika tersebut, suatu kelompok diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupan bersama.
• Salah satu golongan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan dalam pergaulan baik dengan kelompok atau masyarakat umumnya maupun dengan sesama anggotanya, yaitu masyarakat profesional. Golongan ini sering menjadi pusat perhatian karena adanya tata nilai yang mengatur dan tertuang secara tertulis (yaitu kode etik profesi) dan diharapkan menjadi pegangan para anggotanya.
• Sorotan masyarakat menjadi semakin tajam manakala perilaku-perilaku sebagian para anggota profesi yang tidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama (tertuang dalam kode etik profesi), sehingga terjadi kemerosotan etik pada masyarakat profesi tersebut. Sebagai contohnya adalah pada profesi hukum dikenal adanya mafia peradilan, demikian juga pada profesi dokter dengan pendirian klinik super
spesialis di daerah mewah, sehingga masyarakat miskin tidak mungkin menjamahnya.D. KODE


ETIK PROFESI
Kode; yaitu tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan suatu organisasi. Kode juga dapat berarti kumpulan peraturan yang sistematis. Kode etik ; yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
MENURUT UU NO. 8 (POKOK-POKOK KEPEGAWAIAN)
Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan
tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Kode etik profesi sebetulnya tidak merupakan hal yang baru. Sudah lama diusahakan untuk mengatur tingkah laku moral suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan akan dipegang teguh oleh seluruh kelompok itu. Salah satu contoh tertua adalah ; SUMPAH HIPOKRATES, yang dipandang sebagai kode etik pertama untuk profesi dokter. Hipokrates adalah doktren Yunani kuno yang digelari : BAPAK ILMU KEDOKTERAN. Beliau hidup dalam abad ke-5 SM. Menurut ahli-ahli sejarah belum tentu sumpah ini merupakan buah pena Hipokrates sendiri, tetapi setidaknya berasal dari kalangan murid-muridnya dan meneruskan semangat profesional yang diwariskan oleh dokter Yunani ini. Walaupun mempunyai riwayat eksistensi yang sudah-sudah panjang, namun belum pernah dalam sejarah kode etik menjadi fenomena yang begitu banyak dipraktekkan dan tersebar begitu luas seperti sekarang ini. Jika sungguh benar zaman kita di warnai suasana etis yang khusus, salah satu buktinya adalah peranan dan dampak kode-kode etik ini.Profesi adalah suatu MORAL COMMUNITY (MASYARAKAT MORAL) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama. Kode etik profesi dapat menjadi penyeimbang segi segi negative dari suatu profesi, sehingga kode etik ibarat kompas yang menunjukkan arah moral bagi suatu profesi dan sekaligus juga menjamin mutu moral profesi itu dimata masyarakat.Kode etik bisa dilihat sebagai produk dari etika terapan, seban dihasilkan berkat penerapan pemikiran etis atas suatu wilayah tertentu, yaitu profesi. Tetapi setelah kode etik ada, pemikiran etis tidak berhenti. Kode etik tidak menggantikan pemikiran etis, tapi sebaliknya selalu didampingi refleksi etis. Supaya kode etik dapat berfungsi dengan semestinya, salah satu syarat mutlak adalah bahwa kode etik itu dibuat oleh profesi sendiri. Kode etik tidak akan efektif kalau di drop begitu saja dari atas yaitu instansi pemerintah atau instansi-instansi lain; karena tidak akan dijiwai oleh cita-cita dan nilai-nilai yang hidup dalam kalangan
profesi itu sendiri.
Instansi dari luar bisa menganjurkan membuat kode etik dan barang kali dapat juga membantu dalam merumuskan, tetapi pembuatan kode etik itu sendiri harus dilakukan oleh profesi yang bersangkutan. Supaya dapat berfungsi dengan baik, kode etik itu sendiri harus menjadi hasil SELF REGULATION (pengaturan diri) dariprofesi.
Dengan membuat kode etik, profesi sendiri akan menetapkan hitam atas putih niatnya untuk mewujudkan nilai-nilai moral yang dianggapnya hakiki. Hal ini tidak akan pernah bisa dipaksakan dari luar. Hanya kode etik yang berisikan nilai-nilai dan citacita yang diterima oleh profesi itu sendiri yang bis mendarah daging dengannya dan menjadi tumpuan harapan untuk dilaksanakan untuk dilaksanakan juga dengan tekun dan konsekuen. Syarat lain yang harus dipenuhi agar kode etik dapat berhasil dengan baik adalah bahwa pelaksanaannya di awasi terus menerus. Pada umumnya kode etik akan mengandung sanksi-sanksi yang dikenakan pada pelanggar kode etik.

Kamis, 08 Maret 2012

Pengertian Etika



Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain.
Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini :
• Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
• Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari seg baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
• Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :
1. ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
2. ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.Etika secara umum dapat dibagi menjadi :
a. ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.
b. ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidanakn, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.
ETIKA KHUSUS dibagi lagi menjadi dua bagian :
a. Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.Perlu diperhatikan bahwa etika individual dan etika sosial tidak dapat dipisahkan satu sama lain dengan tajam, karena kewajiban manusia terhadap diri sendiri dan sebagai anggota umat manusia saling berkaitan.
Etika sosial menyangkut hubungan manusia dengan manusia baik secara langsung maupun secara kelembagaan (keluarga, masyarakat, negara), sikap kritis terhadpa pandangan-pandangan dunia dan idiologi-idiologi maupun tanggung jawab umat manusia terhadap lingkungan hidup.
Dengan demikian luasnya lingkup dari etika sosial, maka etika sosial ini terbagi atauterpecah menjadi banyak bagian atau bidang. Dan pembahasan bidang yang paling aktual saat ini adalah sebagai berikut :
1. EtikaSikap terhadap sesama
2. Etika keluarga
3. Etika profesi
4. Etika politik
5. Etika lingkungan
6. Etika idiologi





Etika Profesi Dunia Teknologi Informasi
IEEE telah membuat semacam kode etik bagi anggotanya, sebagai berikut:

1. To accept responsibility in making decisions consistent with the safety, health and welfare of the public, and to disclose promptly factors that might endanger the public or the environment
Artinya setiap anggota bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan konsisten dengan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta segera mengungkapkan faktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan
2. To avoid real or perceived conflicts of interest whenever possible, and to disclose them to affected parties when they do exist
Intinya ialah sebisa mungkin menghindari terjadinya konflik kepentingan dan meluruskan mereka yang telah terpengaruh oleh konflik tersebut
3. To be honest and realistic in stating claims or estimates based on available data
Masih ingat dengan Pemilu 2009 kemarin? Betapa lamanya KPU memproses hasil penghitungan suara. Pihak yang bertanggung jawab atas urusan TI KPU sebelumnya menyatakan bahwa sistem yang mereka buat sudah teruji reliabilitasnya dan rekapitulasi suara akan berjalan lancar. Nyatanya?
4. To reject bribery in all its forms
Sesuatu yang sangat langka di Indonesia, bukan hanya di bidang politiknya saja, di bidang teknologi informasinya pun bisa dikatakan sedikit yang bisa melakukannya
5. To improve the understanding of technology, its appropriate application, and potential consequences
Setiap saat meningkatkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan potensi konsekuensi
6. To maintain and improve our technical competence and to undertake technological tasks for others only if qualified by training or experience, or after full disclosure of pertinent limitations
Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi teknis dan teknologi untuk melakukan tugas-tugas bagi orang lain hanya jika memenuhi syarat melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah pengungkapan penuh keterbatasan bersangkutan;
7. To seek, accept, and offer honest criticism of technical work, to acknowledge and correct errors, and to credit properly the contributions of others
Untuk mencari, menerima, jujur dan menawarkan kritik dari teknis pekerjaan, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan memberikan kredit atas kontribusi orang lain
8. To treat fairly all persons regardless of such factors as race, religion, gender, disability, age, or national origin
Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa memperhitungkan faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, cacat, usia, atau asal kebangsaan
9. To avoid injuring others, their property, reputation, or employment by false or malicious action
Menghindari melukai orang lain, milik mereka, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau jahat.
10. To assist colleagues and co-workers in their professional development and to support them in following this code of ethics
Saling membantu antar rekan kerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.
a.Etika Profesi TI Dikalangan Universitas
Privasi yang berlaku di lingkungan Universitas juga berlaku untuk bahan-bahan elektronik. Standar yang sama tentang kebebasan intelektual dan akademik yang diberlakukan bagi sivitas akademika dalam penggunaan media konvensional (berbasis cetak) juga berlaku terhadap publikasi dalam bentuk media elektronik. Contoh bahan-bahan elektronik dan media penerbitan tersebut termasuk, tetapi tidak terbatas pada, halaman Web (World Wide Web), surat elektronik (e-mail), mailing lists (Listserv), dan Usenet News.
contoh tindakan pelanggaran tersebut adalah, tetapi tidak hanya terbatas pada, hal-hal sebagai berikut:
1. Menggunakan sumber daya teknologi informasi tanpa izin;
2. Memberitahu seseorang tentang password pribadi yang merupakan akun yang tidak dapat dipindahkan-tangankan.
3. Melakukan akses dan/atau upaya mengakses berkas elektronik, disk, atau perangkat jaringan selain milik sendiri tanpa izin yang sah;
4. Melakukan interferensi terhadap sistem teknologi informasi atau kegunaan lainnya dan sistem tersebut, termasuk mengkonsumsi sumber daya dalam jumlah yang sangat besar termasuk ruang penyimpanan data (disk storage), waktu pemrosesan, kapasitas jaringan, dan lain-lain, atau secara sengaja menyebabkan terjadinya crash pada sistem komputer melalui bomb mail, spam, merusak disk drive pada sebuah komputer PC milik Universitas, dan lain-lain);
5. Menggunakan sumber daya Universitas sebagai sarana (lahan) untuk melakukan crack (hack, break into) ke sistem lain secara tidak sah;
6. Mengirim pesan (message) yang mengandung ancaman atau bahan lainnya yang termasuk kategori penghinaan;
7. Pencurian, termasuk melakukan duplikasi yang tidak sah (illegal) terhadap bahan-bahan yang memiliki hak-cipta, atau penggandaan, penggunaan, atau pemilikan salinan (copy) perangkat lunak atau data secara tidak sah;
8. Merusak berkas, jaringan, perangkat lunak atau peralatan;
9. Mengelabui identitas seseorang (forgery), plagiarisme, dan pelanggaran terhadap hak cipta, paten, atau peraturan peraturan perundang-undangan tentang rahasia perusahaan;
10. Membuat dengan sengaja, mendistribusikan, atau menggunakan perangkat lunak yang dirancang untuk maksud kejahatan untuk merusak atau menghancurkan data dan/atau pelayanan komputer (virus, worms, mail bombs, dan lain-lain).
b. Kode Etik Seorang Profesional Teknologi Informasi ( TI )
Dalam lingkup TI, kode etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitan dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (pengguna jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi.
Seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinyadigunakan oleh kliennya atau user; iadapat menjamin keamanan (security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya(misalnya: hacker, cracker, dll).
c. Kode Etik Pengguna Internet
Adapun kode etik yang diharapkan bagi para pengguna internet adalah:
1. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi dan nudisme dalam segala bentuk.
2. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang memiliki tendensi menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras (SARA), termasuk didalamnya usaha penghinaan, pelecehan, pendiskreditan, penyiksaan serta segala bentuk pelanggaran hak atas perseorangan, kelompok/ lembaga/ institusi lain.
3. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (illegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya.
4. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur.
5. Tidak mempergunakan, mempublikasikan dan atau saling bertukar materi dan informasi yang memiliki korelasi terhadap kegiatan pirating, hacking dan cracking.
6. Bila mempergunakan script, program, tulisan, gambar/foto, animasi, suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta bila ada dan bersedia untuk melakukan pencabutan bila ada yang mengajukan keberatan serta bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin timbul karenanya.
7. Tidak berusaha atau melakukan serangan teknis terhadap produk, sumberdaya (resource) dan peralatan yang dimiliki pihak lain.
8. Menghormati etika dan segala macam peraturan yang berlaku dimasyarakat internet umumnya dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap segala muatan/ isi situsnya.
9. Untuk kasus pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola, anggota dapat melakukan teguran secara langsung.
d. Etika Programmer
Adapun kode etik yang diharapkan bagi para programmer adalah:
1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau meminta ijin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa ijin.
6. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapat ijin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keunutungan dalam menaikkan status.
9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
Aspek Teknologi
Semua teknologi adalah pedang bermata dua, ia dapat digunakan untuk tujuan baik dan jahat. Contoh teknologi nuklir dapat memberikan sumber energi tetapi nuklir juga enghancurkan kota hirosima.
Seperti halnya juga teknologi kumputer, orang yang sudah memiliki keahlian dibidang computer bias membuat teknologi yang bermanfaat tetapi tidak jarang yang melakukan kejahatan.
2. Aspek Hukum
Hukum untuk mengatur aktifitas di internet terutama yang berhubungan dengan kejahatan maya antara lain masih menjadi perdebatan. Ada dua pandangan mengenai hal tersebut antara lain:
1) Karakteristik aktifitas di internet yang bersifat lintas batas sehingga tidak lagi tunduk pada batasan-batasan teritorial
2) system hukum tradisiomal (The Existing Law) yang justru bertumpu pada batasan-batasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang muncul akibat aktifitas internet.
Dilema yang dihadapi oleh hukum tradisional dalam menghadapi fenomena-fenomena cyberspace ini merupakan alasan utama perlunya membentuk satu regulasi yang cukup akomodatif terhadap fenomena-fenomena baru yang muncul akibat pemanfaatan internet. Aturan hukum yang akan dibentuk itu harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan hukum (the legal needs) para pihak yang terlibat di dalam transaksi-transaksi lewat internet.
Hukum harus diakui bahwa yang ada di Indonesia sering kali belum dapat menjangkau penyelesaian kasus kejahatan computer. Untuk itu diperlukan jaksa yang memiliki wawasan dan cara pandang yang luas mengenai cakupan teknologi yang melatar belakangi kasus tersebut. Sementara hukum di Indonesia itu masih memiliki kemampuan yang terbatas didalam penguasaan terhadap teknologi informasi.
3. Aspek Pendidikan
Dalam kode etik hacker ada kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang open source dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakn peralatan pendukung apabila memungkinkan. Disini kita bisa melihat adanya proses pembelajaran.
Yang menarik dalam dunia hacker yaitu terjadi strata-strata atau tingkatan yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kepiawaiannya bukan karena umur atau senioritasnya.
Untuk memperoleh pengakuan atau derajat seorang hacker mampu membuat program untuk ekploit kelemahan system menulis tutorial/ artikel aktif diskusi di mailing list atau membuat situs web, dsb.
4. Aspek Ekonomi
Untuk merespon perkembangan di Amerika Serikat sebagai pioneer dalam pemanfaatan internet telah mengubah paradigma ekonominya yaitu paradigma ekonomi berbasis jasa (From a manufacturing based economy to service – based economy). Akan tetapi pemanfaatan tknologi yang tidak baik (adanya kejahatan didunia maya) bisa mengakibatkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.
5. Aspek Sosial Budaya
Akibat yang sangat nyata adanya cyber crime terhadap kehidupan sosial budaya di Indonesia adalah ditolaknya setiap transaksi di internet dengan menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan oleh perbankan Indonesia. Masyarakat dunia telah tidak percaya lagi dikarenakan banyak kasus credit card PRAUD yang dilakukan oleh netter asal Indonesia.
g. Isu-isu Pokok dalam Etika Teknologi Informasi
1. Cyber Crime
Merupakan kejahatan yang dilakukan seseorang atau kelompok orang dengan menggunakan komputer sebagai basis teknologinya.
• Hacker : seseorang yang mengakses komputer / jaringan secara ilegal
• Cracker : seseorang yang mengakses komputer / jaringan secara ilegal dan memiliki niat buruk
• Script Kiddie : serupa dengan cracker tetapi tidak memilki keahlian teknis
• CyberTerrorist : seseorang yang menggunakan jaringan / internet untuk merusak dan menghancurkan komputer / jaringan tersebut untuk alasan politis.
Contoh pekerjaan yang biasa dihasilkan dari para cyber crime ini adalah berkenaan dengan keamanan, yaitu :
• Malware
Virus : program yang bertujuan untuk mengubah cara bekerja komputer tanpa seizin pengguna
Worm : program-program yang menggandakan dirinya secara berulang-ulang di komputer sehingga menghabiskan sumber daya
Trojan : program / sesuatu yang menyerupai program yang bersembunyi di dalam program komputer kita.
• Denial Of Service Attack
Merupakan serangan yang bertujuan untuk akses komputer pada layanan web atau email. Pelaku akan mengirimkan data yang tak bermanfaat secara berulang-ulang sehingga jaringan akan memblok pengunjung lainnya.
BackDoor : program yang memungkinkan pengguna tak terotorisasi bisa masuk ke komputer tertentu.
Spoofing : teknik untuk memalsukan alamat IP komputer sehingga dipercaya oleh jaringan.
• Penggunaan Tak Terotorisasi
Merupakan penggunaan komputer atau data-data di dalamnya untuk aktivitas illegal atau tanpa persetujuan
• Phishing / pharming
Merupakan trik yang dilakukan pelaku kejahatan untuk mendapatkan informasi rahasia. Jika phishing menggunakan email, maka pharming langsung menuju ke web tertentu.
• Spam
Email yang tidak diinginkan yang dikirim ke banyak penerima sekaligus.
• Spyware
Program yang terpasang untuk mengirimkan informasi pengguna ke pihak lain.
2. Cyber Ethic
Dampak dari semakin berkembangnya internet, yang didalamnya pasti terdapat interaksi antar penggunanya yang bertambah banyak kian hari, maka dibutuhkan adanya etika dalam penggunaan internet tersebut.
3. Pelanggaran Hak Cipta
Merupakan masalah tentang pengakuan hak cipta dan kekayaan intelektual, dengan kasus seperti pembajakan, cracking, illegal software. Berdasarkan laporan Bussiness Software Alliance (BSA) dan International Data Corporation (IDC) dalam Annual Global Software Piracy 2007, dikatakan Indonesia menempati posisi 12 sebagai negara terbesar dengan tingkat pembajakan software.
4. Tanggung Jawab Profesi TI
Sebagai tanggung jawab moral, perlu diciptakan ruang bagi komunitas yang akan saling menghormati di dalamnya, Misalnya IPKIN (Ikatan Profesi Komputer & Informatika) semenjak tahun 1974.

h. Etika Teknologi Informasi dalam Undang-undang
Dikarenakan banyak pelanggaran yang terjadi berkaitan dengan hal diatas, maka dibuatlah undang-undang sebagai dasar hukum atas segala kejahatan dan pelanggaran yang terjadi. Undang-undang yang mengatur tentang Teknologihttp://www.blogger.com/img/blank.gifhttp://www.blogger.com/img/blank.gif Informasi ini diantaranya adalah :
• UU HAKI (Undang-undang Hak Cipta) yang sudah disahkahttp://www.blogger.com/img/blank.gifn dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukhttp://www.blogger.com/img/blank.gifan mulai tanggal 29 Juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta.
• UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang :
Pornografi di Internet
Transaksi di Internet
Etika penggunaan Internet

Referensi :
http://lompatlebihtinggi.wordpress.com/category/etika-ti/
http://fe.usu.ac.id/files/Kode%20Etik%20USU/kode_etik_TI.pdf
http://ftumj.ac.id/upload/kode_etik_profesi.pdf
http://yogapw.wordpress.com/2009/10/29/c-etika-profesi-dalam-dunia-teknologi-informasi

Kamis, 29 Desember 2011

ARSITEKTUR E-GOVERNMENT WEBSITE KABUPATEN BOGOR

I.LATAR BELAKANG

KABUPATEN BOGOR

Kabupaten Bogor, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Cibinong. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Tangerang (Banten), Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi di utara; Kabupaten Karawang di timur, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi di selatan, serta Kabupaten Lebak (Banten) di barat. Kabupaten Bogor terdiri atas 40 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Cibinong.
Kabupaten Bogor secara garis besar terdiri atas tiga wilayah dan 40 kecamatan. Kecamatan-kecamatan tersebut dibagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan Kabupaten Bogor terletak di Kecamatan Cibinong, yang berada di sebelah utara Kota Bogor.




2 VISI MISI
Visi :
“Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bogor yang Bertaqwa, Berdaya dan Berbudaya Menuju Sejahtera.”

Misi :
1. Meningkatkan Kesolehan Sosial Masyarakat dalam Kehidupan Kemasyarakatan.
2. Meningkatkan Perekonomian Daerah yang Berdaya Saing dengan Titik berat pada Revitalisasi Pertanian dan Pembangunan yang Berbasis Perdesaan.
3. Meningkatkan infrastruktur dan Aksesibilitas Daerah yang Berkualitas dan Terintegrasi secara Berkelanjutan.
4. Meningkatkan Pemerataan dan Kualitas Penyelenggaraan Pendidikan.
5. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas.
6. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
7. Meningkatkan Kerjasama Pembangunan Daerah.

Wilayah dan Kecamatan di Kabupaten Bogor

Adapun Daftar Wilayah dan Kecamatan di Kabupaten Bogor adalah:

1. Wilayah Timur:

1.Kecamatan Gunung Putri
2.Kecamatan Cileungsi
3.Kecamatan Klapanunggal
4.Kecamatan Jonggol
5.Kecamatan Sukamakmur
6.Kecamatan Cariu
7.Kecamatan Tanjungsari

2.Wilayah Tengah:

1.Kecamatan Gunung Sindur
2.Kecamatan Parung
3.Kecamatan Ciseeng
4.Kecamatan Kemang
5.Kecamatan Rancabungur
6.Kecamatan Bojonggede
7.Kecamatan Tajur Halang
8.Kecamatan Cibinong
9.Kecamatan Sukaraja
10.Kecamatan Dramaga
11.Kecamatan Cijeruk
12.Kecamatan Cigombong
13.Kecamatan Caringin
14.Kecamatan Ciawi
15.Kecamatan Megamendung
16.Kecamatan Cisarua
17.Kecamatan Citeureup
18.Kecamatan Babakan Madang
19.Kecmatan Ciomas
20.Kecamatan Tamansari

3.Wilayah Barat:

1.Kecamatan Jasinga
2.Kecamatan Parung Panjang
3.Kecamatan Tenjo
4.Kecamatan Cigudeg
5.Kecamatan Sukajaya
6.Kecamatan Nanggung
7.Kecamatan Leuwiliang
8.Kecamatan Leuwisadeng
9.Kecamatan Cibungbulang
10.Kecamatan Ciampea
11.Kecamatan Pamijahan
12.Kecamatan Rumpin
13.Kecamatan Tenjolaya

Wilayah Timur Kabupaten Bogor merupakan kawasan favorit pengembangan wilayah pemukiman Jakarta saat ini. Alasan utama hal tersebut adalah karena telah dibukanya jalur jalan baru dari Cibubur menuju Bandung melewati Gunung Putri dan Cileungsi. Jalur ini belum memiliki nama resmi, sedangkan nama yang secara umum digunakan masyarakat adalah Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi.
Sejak dibukanya Jalan Alternatif tersebut, kompleks pemukiman modern dengan skala besar segera bermunculan sehingga harga tanah di kawasan ini menjadi salah satu yang termahal di Bodetabek. Kemunculan kompleks-kompleks pemukiman ini menyebabkan sangat banyak penduduk Kabupaten Bogor yang memiliki pekerjaan di Jakarta. Salah satu penduduk tersebut adalah Presiden ke enam Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia tinggal di Puri Cikeas, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri dan bekerja di Istana Merdeka
Bagian utara Kabupaten Bogor merupakan dataran rendah (lembah Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane, sedang bagian selatan berupa pegunungan, dengan puncaknya: Gunung Halimun (1.764 m), Gunung Salak (2.211 m), dan Gunung Gede Pangrango (3.018 m) yang merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Barat.
2.3 Jalur utama
Kabupaten Bogor dilintasi jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Jalan tol ini adalah jalur wisata utama dari Jakarta menuju Bandung. Jalur ini melewati rute Jalan Tol Jagorawi-Puncak-Cianjur-Bandung. Jalur Ciawi-Puncak merupakan salah satu yang terpadat pada musim libur, karena kawasan tersebut merupakan tempat berlibur warga Jakarta dan sekitarnya.Apabila jalur wisata utama tersebut macet, yang biasanya terjadi pada hari-hari libur, maka dapat menggunakan rute alternatif melewati Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cianjur-Bandung.Untuk angkutan kereta api, terdapat jalur KRL Jakarta-Bogor, dimana jalur kerata api ini berlanjut hingga ke Sukabumi, Cianjur, dan akhirnya di Padalarang, jalur ini bersatu dengan jalur KA dari Cikampek yang kemudian akan menuju Bandung.

Objek wisata

1.Puncak
2.Taman Safari
3.Kebun Raya Cibodas
4.Gunung Salak Endah (Gn. Bunder)
5.Gunung Gede Pangrango
6.Gunung Salak
7.Sirkuit Sentul
8.Taman Wisata Mekarsari
9.Hutan Pinus Catang Malang

Taman Wisata Mekarsari berlokasi di Jonggol, Cileungsi dan merupakan salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati buah-buahan tropika terbesar di dunia, khususnya jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Indonesia. Selain kegiatan pelestarian, dilakukan juga penelitian budidaya (agronomi), pemuliaan (breeding) dan perbanyakan bibit unggul untuk kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum.

II.Arsitektur Website Kabupaten Bogor

Kabupaten bogor memiliki website yang dapat diakses oleh masyarakat melalui media internet dengan alamat URL www.bogorkab.go.id Sehingga masyarakat dapat mengetahui informasinya tentang perkembangan kabupaten bogor dengan rincian sebagai berikut yaitu :



User Interface Website Kabupaten Bogor
Tampilan Menu Home



Pada tampilan ini menerangkan macam – macam informasi yang ada di kabupaten bogor mulai dri informasi olahraga,kesehatan dan informasi lainya yang ada disekitar kota bogor. Terdapat juga arsip berita yang berada pada sebelah kanan website kabupaten bogor ini.
Tampilan Menu Visi/Misi


Pada menu ini , terdapat gambar dari kantor pemerintah daerah kabupaten bogor beserta penjabaran visi dan misi.

Tampilan Menu Pemimpin Daerah

Bupati



Pada Menu pimpinan daerah terdapat submenu bupati. Isinya terdiri dari foto sang bupati dan biodata lengkapnya. Selain submenu bupati terdapat juga submenu wakil bupatidan sekretaris daerah. Isinya tidak kurang sama dengan submenu bupati.

Menu mempunyai pilihan sub menu yang banyak seperti :
Sambutan Bupati
Sejarah Kabupaten Bogor
Lambang Kabupaten Bogor
Letak Geografis
Kecamatan
Kependudukan
AspekRegional
Aspek Fisik Wilayah
DLL

III. CLIENT – SERVER WEB KABUPATEN BOGOR
Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi).
Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client (server non-dedicated). Prinsip kerja pada arsitektur ini sangat sederhana, dimana Server akan menunggu permintaan dari Client, memproses dan memberikan hasil kepada Client, sedangkan Client akan mengirimkan permintaan ke Server, menunggu proses dan melihat visualisasi hasil prosesnya.
Sistem Client Server ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan jaringan komputer skala luas. Sistem ini menggunakan protokol utama Transmision Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), sedangkam sistem operasi yang digunakan antara lain Unix, Linux dan Windows NT.

Lingkungan Database Client/Server di Internet

•Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC
•Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri
•Berbagi hardware atau software



Komponen dasar Client Server
Pada website kabupaten bogor ini terdiri dari 3 komponen pembentuk dasar, yaitu Client, Middleware, dan Server. Gubungan dari ketiganya dapat digambarkan sebagai berikut:



Arsitektur File Server pada website kabupaten bogor :
•Semua pemrosesan dilakukan pada sisi workstation
•Satu atau beberapa server terhubungkan dalam jaringan
•Server bertindak sebagai file server
•File server bertindak sebagai pengelola file dan memungkinkan klien mengakses file tersebut
•Setiap klien dilengkapi DBMS tersendiri
•DBMS berinteraksi dengan data yang tersimpan dalam bentuk file pada server
•Aktivitas pada klien:
•Meminta data
•Meminta penguncian data
•Memberikan data
•Mengunci data dan memberikan statusnya
Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, website kabupaten bogor ini mempunyai beberapa cirri-ciri sebagai sebuah sistem yang client server, contohnya seperti :

1. Servis (layanan)
Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
Server sebagai provider, client sebagai konsumen
Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
2.Sharing resources (sumber daya)
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3.Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.

4.Pesan berbasiskan komunikasi

Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan
permintaan dan jawaban.

KESIMPULAN

Bagi penduduk kabupaten bogor sangatlah penting mengetahui informasi mengenai daerah yang ditinggalinya, melalui media website ini. Dengan membuka situs http://bogorkab.go.id/ semua informasi mengenai kabupaten bogor maupun seputar pemerintahannya bisa terlihat dengan jelas. Informasi yang berada pada website bisa membuat pengetahuan pembaca bertambah.
Dari segi user interface , website ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan website ini bisa terus dipertahankan dan dikembangkan , sedangkan kekurangannya bisa diperbaiki dan di evaluasi secara bertahap demi kemajaun website ini ke depannya. Berikut penjabarannya :
 Kelebihan Website Kabupaten bogor
- Mempunyai tampilan yang user friendly , sehingga orang awam pengguna website ini dapat menggunakannya dengan mudah.
- Pada menu profile terdapat file-file informasi seputar kabupaten bogor yang berbentuk pdf , dan bisa di unduh sebagai dokumen kita warga kabupaten bogor.
- Terdapat gallery yang berisi dokumentasi visual yang dikemas berbentuk slide show, sehingga membuat minat user untuk melihatnya.
- Adanya majalah online yang bisa dibaca oleh user pada menu inovasi online
 Kekurangan Website Kabupaten Bogor
- Beberapa link di menu home ada yang belum aktif seperti link buku tamu, email, forum dan mailing list.
- Kurangnya informasi seputar tempat wisata dan kesenian pada website ini.
- Kurang interaktifnya tampilan user interface , sehinggga terlihat monoton.
Pemamfaatan komunikasi client/server dalam e-government, akan terus berkembang. Dengan demikian pemilihan aplikasi server dan sistem operasi menjadi perhatian utama. Dengan adanya permintaan yang bersamaan (concurrentrequest) dari client. Aplikasi web server harus mampu menanganinya dengan benar – sejalan dengan kemampuan sistem operasi mengatur penggunaan daya (resources) komputer terhadap aplikasi web server itu. Dengan demikian proses terhadap permintaan yang ditujukan ke server menghasilkan permintaan yang benar di sisi client.


Referensi :

http://www.blogger.com/img/blank.gifwww.bogorkab.go.id

Minggu, 25 Desember 2011

Pelajari Layout Motherboard



Seperti kita ketahui, fitur, detail, dan layout motherboard tergantung dari target pasarnya. Misalnya saja, motherboard untuk keperluan gaming atau high-end tentu berbeda dengan motherboard untuk keperluan ringan sehari-sehari atau low end. Karena tergantung dari pasarnya, maka harga dan teknologi yang digunakan pun juga berbeda.beberapa layout motherboard yang menggunakan beberapa soket processor yang berbeda.
• PCI Slot: dipakai untuk komponen-komponen seperti ethernet card, sound card, dan modem internal.
• PCI-E 16x Slot: di motherboard yang mendukung penggunaan multi-GPU, jumlahnya beragam, ada yang 2 slot sampai 4 slot. Jika Anda bukan seorang gamer kelas berat, cari saja motherboard yang hanya memiliki satu slot PCI-E 16x.
• PCI-E 1x Slot: di dalam generasi PCI-E 1x, setiap lajur (lane) memiliki data rate sebesar 250 MB/s, tidak seperti PCI yang memiliki data rate sebesar 133 MB/s. PCI-E 1x digunakan untuk expansion card seperti sound card atau ethernet card. Bila Anda bertanya, apakah card yang dipasang di PCI bisa dipasang di PCI-E 1x? Tidak bisa. Expansion card itu harus memiliki sebuah chip khusus agar bisa dipasang di PCI-E 1x.
• Northbridge: chipset utama di motherboard yang dipakai untuk komunikasi antara processor, memory, dan PCI-E. Nama northbridge juga sering dipakai sebagai bagian dari nama produk motherboard. Contohnya, Gigabyte GA-EX38T-DQ6 yang menggunakan chipset X38 dari Intel, atau ECS A790GXM-AD3 yang menggunakan chipset 790GX dari AMD.
• Southbridge: chipset yang tugasnya menangani komponen-komponen seperti PCI, audio onboard, dan USB.
• Soket: di sinilah tempat processor dipasang. Soket untuk processor AMD di sekelilingnya terdapat semacam penyanggah untuk menopang heatsink fan.
• Memory Slot: umumnya motherboard memiliki 4 slot untuk memory.Penggunaan warna dimaksudkan untuk kepentingan dual channel, dimana kedua memory yang identik ditaruh di warna yang sama.
• IDE Connector: konektor atau port yang dipakai untuk harddisk atau drive optik berbasis PATA atau IDE. IDE Connector ini hanya sanggup menampung 2 perangkat per konektor.
• SATA Connector: konektor atau port yang dipakai untuk koneksi SATA. Biasanya disediakan 4 sampai 6 port yang dipakai untuk harddisk dan drive optik berbasis SATA.
• FDD Connector: walaupun penggunaan disket atau floppy disk sudah jarang sekali, konektor ini masih tetap ada.

Sekarang sebagai contoh, akan kita gunakan motherboard Asus P5WD2-E. Dimulai dari penempatan slot PCI-E 16x yang berwarna biru, Anda bisa lihat bahwa posisinya menyisakan ruang yang sedikit di bagian bawahnya. Ini artinya apabila video card sudah terpasang, maka untuk memasang atau mencabut memory, Anda harus mencopot video card terlebih dahulu. Karena bila tidak, maka pengungkit RAM yang ada di sebelah kiri akan membentur video card. Sekarang, coba bandingkan dengan motherboard Asus M2N32-SLI Premium. Anda bisa lihat penempatan slot memory-nya jauh berada di sebelah kanan sehingga tidak mengganggu. Begitu juga dengan slot kedua PCI-E 16x berwarna hitam yang ada di Asus P5WD2-E. Jika Anda menggunakan video card seperti HD 5850 atau GTX 260 yang ukurannya tidak jauh beda dengan sebuah batako (baca: besar sekali), maka video card tersebut akan menghalangi akses ke 4 konektor SATA yang ada di bawah.Akan lebih baik apabila konektor SATA menghadap ke luar seperti yang ada di Asus M3N-HT Deluxe. Selanjutnya adalah penempatan konektor ATX12V/ EPS12V yang dekat dengan soket processor. Hal ini bagus karena kabel dari heatsink fan bisa dipasang, tanpa harus menghalangi atau bahkan menyentuh kipasnya. Lalu untuk konektor power utama 20/24 pin, sangat bagus apabila diletakkan di bawah, seperti pada Asus P5WD2-E. Sebab ada pula motherboard yang menaruh konektor power ini di antara processor dan rear panel seperti pada Asus P5Q. Hal itu tidak bagus, karena bila casing-nya menaruh PSU di bawah seperti ini, maka kabelnya akan menghalangi video card, dan berbagai expansion card lain.
Form Factor
Form factor untuk motherboard yang paling populer, dan banyak digunakan di kalangan end user saat ini adalah ATX, walaupun ada berbagai form factor lain, seperti ITX, DTX, BTX, ETX, NLX, WTX, XTX, dan lain-lain.ATX yang paling umum dipakai adalah ATX standar dengan dimensi 12 x 9,625 inci, dan Micro ATX dengan ukuran 9,625 x 9,625 inci. Perbedaan paling mencolok yang bisa dilihat adalah dari jumlah slot untuk card-nya. ATX standar biasanya memiliki 6 slot sementara Micro ATX memiliki 4 slot. Berikut ini, Anda bisa lihat perbedaan antara beberapa form factor. Baik ATX standar atau Micro ATX bisa menggunakan casing yang sama. Karena pada dasarnya lubang untuk memasang baut di casing berada di posisi yang sejajar. Seperti yang digambarkan oleh ilustrasi berikut ini. Lalu pilih yang mana, apakah ATX standar atau Micro ATX? Tergantung kebutuhan Anda. Jika Anda ingin memasang berbagai expansion card dalam jumlah banyak, sebaiknya pilih ATX.

Referensi :

PCMILD 06.10

Memory, Expansion Card, dan Kapasitor




Memory & Expansion Card

Dalam memilih slot memory, ada baiknya cari motherboard dengan jumlah slot terbanyak, baik itu empat slot untuk dual channel atau enam slot untuk triple channel. Motherboard yang memiliki slot memory sedikit, biasanya motherboard dengan form factor microATX. Jadi, pertimbangkan dulu kebutuhan memory Anda. Untuk expansion card yang berupa discrete video card, umumnya motherboard saat ini sudah mendukung PCI-E 2.0. Walaupun ada beberapa motherboard yang masih menggunakan PCI-E 1.1. Yang harus Anda ingat adalah motherboard dengan slot PCI-E 2.0 bisa digunakan untuk video card dengan PCI- E 1.x. Sementara itu, video card PCI-E 2.0 bisa digunakan di motherboard dengan slot PCI-E 1.x. Sementara untuk expansion card non-graphic, seperti TV tuner dan RAID controller, saat ini sudah banyak yang memanfaatkan interface PCI-E. Jadi, perhatikan kebutuhan Anda dan memeriksa dulu jumlah slot PCI-E yang ada di motherboard yang mau dibeli. PCI-E x8 dan x4 cocok untuk card yang membutuhkan banyak bandwidth, contohnya RAID controller atau gigabit ethernet card. Harap diingat juga bahwa slot x16 kedua, bisa dimanfaatkan sebagai x8, x4, atau x1 jika dibutuhkan.

Kapasitor
Di dalam tes hardware PC Mild, Anda pasti sering menemukan kata “solid kapasitor”. Sebenarnya, apa sih kapasitor itu, dan apa pengaruhnya ke kualitas motherboard? Berikut ini adalah penjelasannya. Beberapa tahun lalu, beberapa produsen motherboard menggunakan kapasitor berkualitas rendah dan gampang bocor. Sehingga bisa menyebabkan error atau bahkan merusak motherboard. Sekarang, para produsen motherboard sudah mulai menggunakan kapasitor anti-bocor. Salah satunya adalah kapasitor yang menggunakan sejenis polimer yang dikenal sebagai solid kapasitor. Benda ini bentuknya seperti kaleng aluminium kecil. Jadi, bila motherboard Anda sudah menggunakan solid kapasitor, itu bagus. Selanjutnya, Anda juga harus perhatikan jenis choke yang digunakan di sirkuit regulator voltase. Biasanya berada di sekeliling soket processor. Choke ini menggunakan dua jenis materi, ada yang menggunakan ferrite dan ada yang menggunakan iron (besi). Ferrite choke bentuknya seperti kubus berwarna hitam dengan ukuran 1 x 1 cm. Sementara iron choke bentuknya kotak berwarna abu-abu, dan ada kumparannya. Ferrite choke kualitasnya lebih bagus daripada iron choke. Berikutnya yang juga harus diperhatikan adalah jumlah phase pada regulator voltase. Semakin banyak phase maka semakin bagus, karena semua transistor yang ada di sirkuit akan lebih sedikit bekerja. Bila sedikit bekerja, maka akan menghasilkan lebih sedikit panas. Bila lebih sedikit panas yang dihasilkan, maka akan lebih baik untuk umur motherboard dan suhu di dalam casing lebih dingin. Selain itu, semakin banyak phase juga berarti lebih sedikit mengonsumsi energi. Lalu, tahu darimana jumlah phase yang ada di motherboard? Dengan menghitung jumlah choke yang ada, karena setiap choke terhubung dengan satu phase.

Referensi :

PCMILD 06.10

Software-software RDBMS




RDBMS merupakan software untuk mengontrol pembuatan, pemeliharaan dan penggunaan database relasional sebagai pengolah data. Program aplikasi end user memanfaatkan RDBMS ini untuk mempermudah operasional pengolahan data.Sebagai contoh, kasir yang menjalankan aplikasi pencatatan transaksi pada sebuah swalayan, tidak secara langsung mengisikan data ke RDBMS. Data transaksi akan dientri melalui sebuah aplikasi. Aplikasi inilah yang berkomunikasi dengan DBMS untuk meminta atau mendapatkan data dari RDBMS (misalkan data harga suatu barang, data stok suatu barang, data barang terlaris, dan sebagainya). Berikut adalah ulasan singkat beberapa RDBMS yang cukup populer:


1 Microsoft SQL Server


MS SQL Server pada awalnya merupakan kerja sama antara Microsoft dengan Ashton-Tate, perusahaan yang memproduksi aplikasi database terkenal pada tahun 1980-an, dBASE III. Seperti halnya sistem operasi Windows, Microsoft merilis MS SQL Server dalam berbagai edisi dengan fitur-fitur yang berbeda, misalnya SQL Server Compact Edition (yang dapat digunakan untuk aplikasi mobile), SQL Server Enterprise Edition (merupakan versi SQL Server yang fitur terlengkap, termasuk core database engine dan add-on service), SQL Express Edition (merupakan versi SQL Server yang didistribusikan secara gratis, dan tidak ada batasan untuk jumlah pengguna, namun dibatasi pada pemakaian satu processor, 1 GB memory,antara 4 GB file database), SQL Server Standard Edition, SQL Server Web Edition (untuk aplikasi database web). Yang menjadi kelebihan dari SQL Server adalah fitur tambahan Transact-SQL (T-SQL). Dengan menggunakan T-SQL, dimungkinkan untuk mengatur jalannya perintah SQL dengan statement layaknya bahasa pemrograman, seperti BEGIN dan END, BREAK, CONTINUE, GOTO, IF dan ELSE, RETURN, WAITFOR, dan WHILE. Penggunaan variabel lokal juga dimungkinkan sebagai penampung data agar dapat dieksekusi oleh script. Microsoft SQL Server juga mendukung (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java.


2 Oracle


Software Development Laboratories merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan pada tahun 1977. Perusahaan ini menjadi cikal bakal dari Oracle yang kali pertama dirilis pada tahun 1979, sekaligus merupakan DBMS berbasis SQL pertama. Oracle dirilis dalam beberapa edisi, yaitu:

• Enterprise Edition (EE), merupakan edisi dengan fitur terlengkap. Lisensi yang diberlakukan oleh Oracle adalah lisensi berdasarkan per pengguna atau per processor.

• Standard Edition (SE), merupakan edisi dengan fungsionalitas dasar. Jika jumlah CPU lebih dari 4, maka user disarankan untuk menggunakan Oracle Entriprise Edition.

• Express Edition (XE), diperkenalkan pada tahun 2005, yang didistribusikan secara gratis dan dapat berjalan pada platform Windows dan Linux. Beberapa batasan yang diberikan adalah hanya dapat dijalankan pada CPU tunggal dengan maksimum 4 GB data. Walaupun dapat diinstal pada sistem dengan RAM berapa pun, namun Express Edition hanya menggunakan maksimum 1 GB memory. Dukungan untuk versi ini hanya ada pada forum, dan bukan secara resmi dari Oracle.

• Oracle Database Lite, yang ditujukan untuk berjalan pada mobile devices, dan dapat disinkronisasi dengan server based database.


3 MySQL

Pengembangan MySQL dimulai pada tahun 1994, yang dikerjakan oleh Michael Wideneus dan David Axmax, di bawah bendera MySQL AB (tambahan “My” sebelum SQL sebenarnya adalah nama dari putri Michael Wideneus, yaitu My). Rilis MySQL pertama pada tahun 1995, dan rilis untuk versi Windows pada tahun 1998. Di tahun 2008, Sun Microsystem membeli MySQL AB
(seharga $1MilIar), dan di tahun 2010, Oracle membeli Sun Microsystem (seharga $7.4 miliar) sehingga secara otomatis pengembangan MySQL berada di bawah perusahaan Oracle.


4 PostgreSQL

PostgreSQL merupakan object-relational database management system (ORDBMS) yang didistribusikan secara gratis, dan open source. Seperti halnya aplikasi open source, pengembangan postgreSQL tidak bergantung pada sebuah perusahaan, namun dikelola oleh suatu komunitas global. Pengembangan awalnya dimulai pada tahun 1982, di Universitas California, Barkeley. Versi pertamanya dirilis pada tahun 1988, dengan jumlah pengguna yang terbatas. Saat ini, PostgreSQL mempunyai dua edisi, yaitu Postgres Plus Standard Server (yang mempunyai semua fitur PostgreSQL), dan Postgre Plus Advanced Server (yang mempunyai semua fitur PostgreSQL ditambahan dengan kompabilitas dengan database Oracle). Keduanya didistribusikan secara gratis dengan dukungan penuh. Beberapa tool untuk mendukung pengolaan data pada PostgreSQL, antara lain phpPgAdmin


5 SQLite


SQLite merupakan library RDBMS yang berukuran cukup kecil (kurang lebih hanya 225KB), dengan source code yang terbuka untuk publik. Kali pertama diciptakan oleh D. Richard Hipp pada tahun 2000. Tujuan utama dari pembuatan SQLite adalah menerapkan suatu program DBMS, tanpa perlu proses instalasi database ataupun administrator. Bulan Agustus 2000, versi pertama dari SQLite dirilis. Library pada SQLite mengimplementasikan hampir seluruh elemen-elemen standar yang berlaku pada SQL- 92, dan kestabilannya telah teruji dengan baik dalam sistem operasi Windows maupun Linux. Beberapa tool yang untuk mendukung SQLite ini, antara lain sqlite3 (merupakan command line untuk menjalankan perintah SQL secara langsung), SQLite Database browser (aplikasi berbasis GUI yang digunakan

Referensi :

PCMILD 06.10

Mengenal Database Management System (DBMS) dan SQL



Pada berbagai macam aplikasi Internet, kita akan seringkali menemui database. Misalnya pada web based e-mail (Yahoo! Mail atau Gmail) atau situs jejaring sosial, data user seperti e-mail ID, password, nama, tanggal lahir, negara, dan sebagainya, merupakan data yang disimpan dalam sebuah Database Management System (DBMS). Pada aplikasi sehari- hari seperti aplikasi perbankan, data nasabah seperti nomer rekening, nama nasabah, transaksi penyetoran, transaksi pengambilan, juga merupakan data yang disimpan dan diolah dengan menggunakan DBMS.

1 Model-model
untuk lebih jauh tentang DBMS dan bahasa Sebelum membahas yang digunakan mengolah datanya (yaitu SQL), kita akan melihat terlebih dulu berbagai model database. Model (atau skema) database merupakan suatu teori atau format database yang menjelaskan bagaimana data disusun. Pada tahun 1960-an, model database yang banyak digunakan adalah model hierarkis dan model jaringan. Pada tahun 1990-an, berkembang model database yang hingga saat ini masih banyak dipergunakan dalam berbagai aplikasi, yaitu database relasional, database berorientasi objek, dan database multidimensional.

2 StructureddiQuery Language (SQL).
SQL pada awalnya merupakan penelitian laboratorium IBM pada tahun 1970an D. Chamberlin. Bahasa ini dibuat sebagai sublanguage untuk mengoperasikan software relational DBMS. Awalnya, nama dari bahasa ini adalah SEQUEL (Structured English QUEry Language). Di akhir tahun 1970, perusahaan bernama Relational Database, Inc. melihat potensi pengembangan dari konsep SQL, dan pada tahun 1979 diperkenalkan untuk kali pertamanya versi komersial yang dapat mengimplementasikan konsep SQL, yaitu Oracle v2 (yang kemudian perusahaan Relational Database, Inc. berubah nama menjadi Oracle). SQL adalah suatu bahasa untuk berkomunikasi dengan sebuah database relasional. Dalam paradigma bahasa pemrograman, SQL tidak dapat dikategorikan sebagai suatu bahasa pemrograman prosedural, seperti BASIC, C atau Java.Untuk menyelesaikan masalah menggunakan bahasa pemrograman prosedural, kita perlu menuliskan suatu prosedur yang melakukan tugas-tugas tertentu yang berjalan secara sekuensial atau melakukan perulangan. Programmer-lah yang menentukan urutan eksekusi programnya. Pada SQL, kita cukup memberitahukan apa yang perlu dilakukan. DBMS akan mengatur cara terbaik untuk mendapatkan hasil dari request yang diminta. Sebagai contoh, jika ingin untuk melihat data dengan kriteria tertentu, kita memberikan perintah SQL, dan mengirimkan kepada DMBS. DBMS (dengan caranya sendiri) segera memproses perintah SQL tersebut, dan menampilkan data yang di-request. Programmer (atau si pemberi perintah) tidak perlu tahu apa, dan bagaimana DBMS mengolah perintah tersebut. Paradigma ini disebut sebagai paradigma pemrograman deklaratif (seperti juga HTML yang juga merupakan pemrograman dengan paradigma deklaratif).

3 Komponen-komponen SQL.

Umumnya, software-software DBMS mempunyai interface agar user dapat mengetikkan perintah-perintah SQL. Contoh-contoh berikut menggunakan MySQL console untuk mendemonstasikan penerapan perintah SQL.Perintah-perintah pada SQL dapat dikategorikan menjadi 3 kategori, yaitu:

• Data Definition Language (DDL). Merupakan bagian dari perintah SQL yang digunakan untuk membuat, mengubah atau menghapus elemen-elemen dasar dari database relasional. Salah satu elemen dasar dari database relasional adalah tabel. Beberapa perintah dasar dari DDL adalah perintah CREATE (membuat database), ALTER (memodifikasi struktur database), RENAME (mengubah nama database), DROP (menghapus database), dan TRUNCATE (menghapus database).
• Data Manipulation Language (DML). DML merupakan perintah SQL untuk melakukan manipulasi data, seperti menampilkan data, penambahan data, pemutakhiran data, penghapusan data berdasarkan kriteria tertentu. Perintah dasar pada DML adalah select, insert, update, dan delete.
• Data Control Language (DCL). Dengan banyaknya user yang mengakses data, maka data di dalam database perlu diatur hak akses. Misalnya, user siapa yang dapat membuat tabel, menghapus data, dapat melakukan pemutakhiran, menampilkan data pada tabel tertentu, dan sebagainya. Untuk itu, disediakan beberapa perintah pada kategori DCL. Beberapa perintah dasar DCL, yaitu grant (untuk memberikan hak akses tertentu ke user tertentu), revok (untuk membatalkan hak user tertentu), commit, dan rollback.



Referensi :

PCMILD 06.10

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More