Pages

Sabtu, 26 November 2011

Sales Order




* Sales Order merupakan modul untuk mengelola penjualan dari suatu pemesanan
Business Partner adalah sebuah entity dengan siapa kita melakukan bisnis atau
transaksi. Business Partner memiliki rule seperti Customer,

* Field field pada sales Order
client
Search Key,
Greeting,
Name,
Name2,
Description,
Credit Status,
Tax ID,
D-U-N-S, NAISC/SIC,
Business Partner Group,
URL,
Organization,
Open Balance,
Reference No,
Rating
Language.

1 Reopen Order
Menu ini digunakan untuk membuka kembali dokumen yang telah ditutup.
2 Reprice Order / Invoice
Menu ini digunakan untuk menghitung ulang harga yang tertera pada suatu pesanan atau faktur disesuaikan dengan harga terakhir yang terdapat pada pesanan.
3 Generate PO
Purchase Order digunakan untuk mengelola transaksi penjualan yang dilakukan.
4 Market Place
Market place merupakan modul untuk membantu mengelola pangsa pasar, yang biasanya digunakan untuk perusahaan jika akan melelangkan produk-produknya.
5 Order Transaction
Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu transaksi pesanan.
6 Open Order
Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu pesanan dengan kuantitas yang dikirimkan dan difakturkan

Rabu, 23 November 2011

Mengenal Protokol Jaringan Komputer (Model Referensi OSI)



Model Referensi OSI
Pada bentuk yang paling dasar, model referensi OSI membagi arsitektur jaringan menjadi 7 lapisan (layer). Yang dimaksud dengan lapisan adalah layanan dengan fungsi tertentu. Setiap lapisan dipisahkan berdasarkan fungsinya, namun jumlah lapisan dibuat sesedikit mungkin untuk menghindari arsitektur yang luas dan rumit. Urutan dari atas ke bawah untuk lapisan ini adalah lapisan Application, lapisan Presentation, lapisan Session, lapisan Transport, lapisan Network, lapisan Data Link, dan lapisan Physical Layer. Lapisan yang paling atas berhubungan erat dengan software/ program di komputer, sedangkan lapisan yang paling dasar berhubungan dengan perangkat keras jaringan. Dalam sebuah lapisan, komunikasi hanya dapat terjadi hanya terhadap lapisan di atas atau di bawahnya. Sebagai contoh, lapisan ke-6 hanya dapat menerima (atau meneruskan) data dari lapisan ke-7 atau ke-5. Contoh yang konkret dalam pengiriman data adalah ketika kita mengirimkan e-mail dari komputer. Begitu e-mail dikirim (button send diklik), maka e-mail client (software pengirim e-mail) akan meneruskan data tersebut pada lapisan teratas (untuk model referensi ISO, adalah lapisan Application). Data (e-mail) tersebut diolah pada lapisan teratas untuk kemudian diteruskan ke lapisan di bawahnya hingga lapisan paling bawah (Physical), dan siap dikirimkan ke jaringan. Komputer penerima akan menerima paket data tersebut, diawali dari lapisan yang paling bawah (Physical), untuk kemudian diolah, dan diteruskan hingga lapisan yang paling atas (Application) sehingga e-mail dapat terkirim dan terbaca di komputer lain Ke-7 layer pada model referensi OSI ini dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:

Application: merupakan lapisan high-level yang melakukan pengelolaan data yang didapat langsung dari komputer. Yang termasuk pada kategori ini adalah 3 lapisan teratas, yaitu application, presentation, dan session.
Transport: lapisan ini merupakan lapisan perantara yang menerjemahkan data ke dalam format yang dapat dimengertinoleh program. Ketika komputer menjadi pengirim data, maka lapisan transport akan memecah data menjadi beberapa paket untuk kemudian diteruskan pada layer di bawahnya. Sedangkan jika komputer menjadi penerima data, maka lapisan transport akan menerjemahkan paket data yang diterimanya menjadi paket yang lebih utuh untuk diteruskan pada lapisan di atasnya.
Network: merupakan lapisan low-level yang berhubungan dengan pengiriman dan penerimaan data pada jaringan.

Berikut adalah penjelasan fungsi untuk masing-masing lapisan:

1 Lapisan application. Lapisan paling atas ini merupakan antarmuka lapisan protokol dengan program/software. Dalam kasus pengiriman e-mail, ketika e-mail dikirimkan, kontak pertama antara program pengirim email (email client seperti Microsoft Outlook) akan terjadi pada lapisan Application. Untuk e-mail, protokol pada lapisan application ini adalah SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Beberapa protokol lain yang umum antara lain FTP (File Transfer Protocol), DNS, dan HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Ilustrasi untuk lapisan application ini dapat dilihat

2 Lapisan presentation atau apisan translation karena mengonversikan Disebut jugaditerima dari lapisan 6Lapisannetwork, dan dikonversikan menjadi didapat dari data yang lapisan frame-frame application menjadi format umum yang digunakan untuk protokol. Misalnya, jika data yang diterima berformat non ASCII, maka layer ini bertugas untuk menerjemahkan data menjadi format ASCII. Pada layer ini juga terjadi proses kompresi dan enkripsi data. Data perlu dikompresi agar menjadi lebih kecil sehingga dapat mempercepat proses pengiriman data. Contoh protokol yang cukup populer pada lapisan presentation ini adalah SSL (Secure Socket Layer), yang umumnya bekerja di bawah protokol HTTP atau HTTPS.

3 Lapisan session. Lapisan ini yang membuka koneksi antara duakomunikasi yang berkomunikasi,memutuskan-nya komponen menjaga koneksi selama berlangsung, dan ketika selesai. Secara umum, fungsi pada lapisan ini ada 3,yaitu pengendalian dialog (memantau giliran pengiriman), pengelolaan token (mencegah dua pihak untuk melakukan operasi yang sangat kritis dan penting secara bersamaan), dan sinkronisasi (menandai bagian data yang belum terkirim sesaat
crash pengiriman terjadi, sehingga pengiriman bisa dilanjutkan tepat ke bagian tersebut).

4 Lapisan transport.
bertugas untuk mendapatkan data dari lapisan Lapisan transport atasnya (session), dan membaginya menjadi beberapa paket data, untuk kemudian diteruskan ke layer di bawahnya. Pada posisi sebagai penerima data, maka lapisan transport bertugas untuk menyatukan kembali paket-paket data yang diterima dari lapisan di bawahnya. Pada lapisan ini juga keutuhan data diuji,apakah data yang terkirim (atau diterima) telah lengkap


5 Lapisan network Lapisan
untuk melakukan pengalamatan ini bertanggung jawabmelalui logis (host addressing), dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket jaringan. Selain itu, pada lapisan ini juga ditentukan prosedur pengiriman data sekuensial dengan berbagai macam ukuran, dari sumber ke tujuan, melalui satu atau beberapa jaringan, dengan tetap mempertahankan Quality of Service (QoS) yang diminta oleh transport layer. IP (Internet Protocol) merupakan contoh penerapan dari lapisan network.

6 Lapisan data link.Pada layer ini data paket didapat dari lapisan network dan dokonversikan mejdai frame frame

7 Lapisan physical Lapisan ini media mengubahnya menjadi sinyal yang kompatibel dengan transmisi. Jika kabel metalik yang digunakan, maka data diubah menjadi sinyalelektris. Jika kabel fiber optik yang digunakan, maka data diubah menjadi sinyal lumonius. Jika jaringan wireless yang digunakan, maka data diubah menjadi sinyal elektromagnetik, dan seterusnya. Jika lapisan physical berfungsi sebagai penerima, maka sinyal yang diterimanya akan dikembalikan menjadi data (bit) yang sesuai. Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network). Ilustrasi untuk lapisan physical ini adalah seperti pada gambar berikut.

referensi :

Majalah PC MILD edisi 04.10

Mengenal Protokol Jaringan Komputer (Model Referensi OSI)

Model Referensi OSI
Pada bentuk yang paling dasar, model referensi OSI membagi arsitektur jaringan menjadi 7 lapisan (layer). Yang dimaksud dengan lapisan adalah layanan dengan fungsi tertentu. Setiap lapisan dipisahkan berdasarkan fungsinya, namun jumlah lapisan dibuat sesedikit mungkin untuk menghindari arsitektur yang luas dan rumit. Urutan dari atas ke bawah untuk lapisan ini adalah lapisan Application, lapisan Presentation, lapisan Session, lapisan Transport, lapisan Network, lapisan Data Link, dan lapisan Physical Layer. Lapisan yang paling atas berhubungan erat dengan software/ program di komputer, sedangkan lapisan yang paling dasar berhubungan dengan perangkat keras jaringan. Dalam sebuah lapisan, komunikasi hanya dapat terjadi hanya terhadap lapisan di atas atau di bawahnya. Sebagai contoh, lapisan ke-6 hanya dapat menerima (atau meneruskan) data dari lapisan ke-7 atau ke-5. Contoh yang konkret dalam pengiriman data adalah ketika kita mengirimkan e-mail dari komputer. Begitu e-mail dikirim (button send diklik), maka e-mail client (software pengirim e-mail) akan meneruskan data tersebut pada lapisan teratas (untuk model referensi ISO, adalah lapisan Application). Data (e-mail) tersebut diolah pada lapisan teratas untuk kemudian diteruskan ke lapisan di bawahnya hingga lapisan paling bawah (Physical), dan siap dikirimkan ke jaringan. Komputer penerima akan menerima paket data tersebut, diawali dari lapisan yang paling bawah (Physical), untuk kemudian diolah, dan diteruskan hingga lapisan yang paling atas (Application) sehingga e-mail dapat terkirim dan terbaca di komputer lain Ke-7 layer pada model referensi OSI ini dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:

Application: merupakan lapisan high-level yang melakukan pengelolaan data yang didapat langsung dari komputer. Yang termasuk pada kategori ini adalah 3 lapisan teratas, yaitu application, presentation, dan session.
Transport: lapisan ini merupakan lapisan perantara yang menerjemahkan data ke dalam format yang dapat dimengertinoleh program. Ketika komputer menjadi pengirim data, maka lapisan transport akan memecah data menjadi beberapa paket untuk kemudian diteruskan pada layer di bawahnya. Sedangkan jika komputer menjadi penerima data, maka lapisan transport akan menerjemahkan paket data yang diterimanya menjadi paket yang lebih utuh untuk diteruskan pada lapisan di atasnya.
Network: merupakan lapisan low-level yang berhubungan dengan pengiriman dan penerimaan data pada jaringan.

Berikut adalah penjelasan fungsi untuk masing-masing lapisan:

1 Lapisan application. Lapisan paling atas ini merupakan antarmuka lapisan protokol dengan program/software. Dalam kasus pengiriman e-mail, ketika e-mail dikirimkan, kontak pertama antara program pengirim email (email client seperti Microsoft Outlook) akan terjadi pada lapisan Application. Untuk e-mail, protokol pada lapisan application ini adalah SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Beberapa protokol lain yang umum antara lain FTP (File Transfer Protocol), DNS, dan HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Ilustrasi untuk lapisan application ini dapat dilihat

2 Lapisan presentation atau apisan translation karena mengonversikan Disebut jugaditerima dari lapisan 6Lapisannetwork, dan dikonversikan menjadi didapat dari data yang lapisan frame-frame application menjadi format umum yang digunakan untuk protokol. Misalnya, jika data yang diterima berformat non ASCII, maka layer ini bertugas untuk menerjemahkan data menjadi format ASCII. Pada layer ini juga terjadi proses kompresi dan enkripsi data. Data perlu dikompresi agar menjadi lebih kecil sehingga dapat mempercepat proses pengiriman data. Contoh protokol yang cukup populer pada lapisan presentation ini adalah SSL (Secure Socket Layer), yang umumnya bekerja di bawah protokol HTTP atau HTTPS.

3 Lapisan session. Lapisan ini yang membuka koneksi antara duakomunikasi yang berkomunikasi,memutuskan-nya komponen menjaga koneksi selama berlangsung, dan ketika selesai. Secara umum, fungsi pada lapisan ini ada 3,yaitu pengendalian dialog (memantau giliran pengiriman), pengelolaan token (mencegah dua pihak untuk melakukan operasi yang sangat kritis dan penting secara bersamaan), dan sinkronisasi (menandai bagian data yang belum terkirim sesaat
crash pengiriman terjadi, sehingga pengiriman bisa dilanjutkan tepat ke bagian tersebut).

4 Lapisan transport.
bertugas untuk mendapatkan data dari lapisan Lapisan transport atasnya (session), dan membaginya menjadi beberapa paket data, untuk kemudian diteruskan ke layer di bawahnya. Pada posisi sebagai penerima data, maka lapisan transport bertugas untuk menyatukan kembali paket-paket data yang diterima dari lapisan di bawahnya. Pada lapisan ini juga keutuhan data diuji,apakah data yang terkirim (atau diterima) telah lengkap


5 Lapisan network Lapisan
untuk melakukan pengalamatan ini bertanggung jawabmelalui logis (host addressing), dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket jaringan. Selain itu, pada lapisan ini juga ditentukan prosedur pengiriman data sekuensial dengan berbagai macam ukuran, dari sumber ke tujuan, melalui satu atau beberapa jaringan, dengan tetap mempertahankan Quality of Service (QoS) yang diminta oleh transport layer. IP (Internet Protocol) merupakan contoh penerapan dari lapisan network.

6 Lapisan data link.Pada layer ini data paket didapat dari lapisan network dan dokonversikan mejdai frame frame

7 Lapisan physical Lapisan ini media mengubahnya menjadi sinyal yang kompatibel dengan transmisi. Jika kabel metalik yang digunakan, maka data diubah menjadi sinyalelektris. Jika kabel fiber optik yang digunakan, maka data diubah menjadi sinyal lumonius. Jika jaringan wireless yang digunakan, maka data diubah menjadi sinyal elektromagnetik, dan seterusnya. Jika lapisan physical berfungsi sebagai penerima, maka sinyal yang diterimanya akan dikembalikan menjadi data (bit) yang sesuai. Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network). Ilustrasi untuk lapisan physical ini adalah seperti pada gambar berikut.

Hardware pada Jaringan Komputer




Dengan adanya jaringan komputer, pengguna dapat mendapatkan beberapa manfaat yang tidak bisa diperoleh lewat komputer yang bersifat berdiri sendiri (stand-alone). Adapun beberapa manfaat tersebut, antara lain:

a. Berbagi sumber daya

Dengan adanya jaringan, manajemen pembagian sumber daya, baik yang berupa data, informasi, maupun perangkat keras, dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. Contohnya, komputer-komputer dalam jaringan dapat menggunakan sebuah printer secara bergantian untuk mencetak dokumen.

b. Integrasi data

Jaringan komputer memungkinkan kita untuk memperoleh data dari beberapa komputer sehingga akan menghasilkan data yang lebih akurat. Di samping itu, kita juga dapat mengopikan data ke beberapa komputer sekaligus. Dengan demikian, jika salah satu komputer rusak, kita masih dapat menggunakan data yang telah disimpan di komputer lain.

c. Sarana Komunikasi

Jaringan komputer memungkinkan pengguna komputer-komputer yang ada di dalamnya dapat berkomunikasi, baik melalui sarana e-mail, chatting, maupun teleconference. Contohnya, pimpinan perusahaan tidak perlu mengirim surat undangan pada semua stafnya, ia cukup mengirimkan undangan melalui jaringan komputer yang ada.

d. Efisiensi biaya

Dengan adanya jaringan komputer, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan operasional (seperti pembuatan undangan rapat, pembuatan laporan-laporan, pembelian perangkat keras) dapat dikurangi sehingga pengeluaran perusahaan dapat menjadi lebih efisien. Sebuah jaringan yang terdiri dari dua atau lebih computer yang dapat saling berhubungan antara satu dengan yang lain memiliki beberapa perangkat keras yang dibutuhkan.
Adapun perangkat-perangkat tersebut antara lain:

a. File Server

File Server adalah merupakan komputer yang tujuan utamanya adalah menyediakan layanan dan ruang untuk menampung berbagai file (seperti dokumen, gambar, database, dan sebagainya). Layanan ini dapat diakses oleh workstation yang terhubung dalam jaringan komputer. Sebuah file server dapat dapat berfungsi sebagai dedicated (berfungsi sebagai server secara keseluruhan) atau non-dedicated (berfungsi sebagai server sekaligus sebagai workstation).

b. Workstations/Client

Workstation/client adalah adalah istilah bagi komputer-komputer selain server yang berada pada suatu jaringan. Komputer workstation menerima atau meminta layanan data dari server untuk diolah sesuai kebutuhan penggunanya. Agar workstation dapat terhubung dengan komputer server, setidaknya memiliki hardware kartu jaringan (network card), aplikasi jaringan (sofware jaringan), dan media perantara untuk menghubungkan ke jaringan (kabel ataupun sinyal elektris).

c. Kartu Jaringan

Kartu jaringan atau yang dikenal dengan Network Interface Card (NIC), adalah perangkat keras yang dipasang pada salah satu slot yang terdapat pada motherboard komputer. Pada kartu jaringan terdapat bagian yang berfungsi untuk memasang kabel untuk komunikasi dalam jaringan sehingga memungkinkan hubungan antarkomputer dan pertukaran data. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah jenis kartu jaringan Ethernet dan LocalTalk konektor (yang dipopulerkan oleh Apple). Pada model referensi OSI (baca artikel Mengenal Protokol Jaringan Model Referensi OSI), kartu jaringan berada pada lapisan ke-1 (lapisan Physical) dan lapisan ke-2 (lapisan Data link) yang menyediakan akses fisik terhadap media jaringan, serta sistem pengalamatan dengan menggunakan MAC Address (serial number 48-bit).

d. Ethernet Hub

Hub atau konsentrator berfungsi membagi sinyal data dari kartu jaringan kepada tiap-tiap workstation. Hub juga dapat berfungsi untuk menyatukan kabel-kabel jaringan dari server, workstation, dan perangkat lain dalam suatu jaringan. Pada umumnya, hub digunakan pada jaringan dengan topologi Star. Dalam topologi ini, kabel jaringan dari sebuah workstation masuk ke dalam hub sehingga dapat menghubungkan komputer-komputer maupun perangkat lain yang ada ke dalam sebuah jaringan. Secara teknis, hub dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu Passive (tidak membutuhkan sumber daya eksternal karena tidak melakukan penguatan sinyal yang masuk), Active (membutuhkan sumber daya eksternal karena melakukan penguatan dan regenerasi sinyal) dan Intelligent (dilengkapi dengan deteksi kesalahan).

e. Bridge

Bridge merupakan perangkat yang menghubungkan sebuah jaringan dengan jaringan yang lain. Dengan menggunakan bridge, dapat diperoleh suatu jaringan yang lebih besar yang merupakan hasil penggabungan antara dua buah jaringan. Bridge juga berfungsi mengatur agar aliran informasi di antara kedua jaringan tetap berjalan dengan teratur. Bridge mempunyai 3 jenis model, yaitu local bridges (secara langsung terhubung dengan LAN), remote bridge (digunakan pada Wide Area Network yang menghubungkan antar LAN), dan wireless bridge (digunakan untuk menghubungkan antar LAN secara wireless). Pada model referensi OSI, bridge berada pada lapisan ke-2, yaitu lapisan Data link.

f. Router

Router berfungsi sebagai pengatur aliran data dan informasi antara jaringan satu dengan jaringan lainnya. Dengan adanya router, aliran data dari suatu jaringan juga dapat diatur sedemikian rupa sehingga tidak bercampur dengan aliran data dari jaringan yang lain. Router dapat mengetahui jaringan yang paling sibuk, dan menarik aliran data di dalamnya sehingga aliran data pada jaringan tersebut lebih baik dan teratur.

g. Repeater

Repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal pada suatu jaringan. Perangkat ini bekerja dengan menguatkan sinyal yang diterima dari komputer asal sehingga kondisi sinyal tetap kuat sebagaimana aslinya. Dengan adanya repeater pada sebuah jaringan, jarak antara workstation dapat dibuat semakin jauh, tanpa terkendala masalah lemahnya sinyal. artikel Mengenal Protokol Jaringan Model Referensi OSI), kartu jaringan berada pada lapisan ke-1 (lapisan Physical) dan lapisan ke-2 (lapisan Data link) yang menyediakan akses fisik terhadap media jaringan, serta sistem pengalamatan dengan menggunakan MAC Address (serial number 48-bit).

h. Media Transmisi

Pada jaringan dengan area cakupan yang tidak terlalu jauh, media transmisi yang sering digunakan adalah kabel. Adapun beberapa jenis kabel yang biasa dipergunakan dalam jaringan adalah twisted pair, coaxial, dan serat optik.Serat Optik Serat optik adalah sejenis serat yang dibuat dari bahan silika yang sangat ideal untuk dijadikan media komunikasi. Bagi dunia komunikasi, kabel serat optik sangat berguna untuk mengirimkan sinyal dalam jumlah besar, karena daya tampung kabel serat optik dapat mencapai ribuan kali daya tamping kabel tembaga. Di samping itu, gelombang pembawa sinyal pada kabel serat optik bukan merupakan gelombang elektromagnet atau listrik, akan tetapi merupakan sinar laser sehingga relatif lebih aman.



referensi :

Majalah PC MILD edisi 04.10

Website Aman untuk Anak

Saya akan menyajikan ulasan singkat beberapa website yang aman untuk dikunjungi anak,sekaligus memberikan tambahan pengetahuan bagi orang tua dalam memberikan keamanan untuk anaknya.

1 www.netsmartz.org "http://www.netsmartz.org/" www.netsmartz.org

Dari halaman awalnya sudah bisa ditebak, bahwa website ini menyajikan materi-materi yang sudah dikategorikan berdasarkan pengunjungnya.Contohnya, di bagian Educators yang dirancang bagi para pendidik untuk memanfaatkan semua materi yang ada di NetSmartz agar bias diimplementasikan ke dalam kelas, sekaligus menhttp://www.blogger.com/img/blank.gifgajarkan bagaimana caranya menggunakan Internet yang aman. Sedangkan di bagian Kids, Anda bisa menemukan berbagai macam game untuk anak, dan aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan anak saat di Internet.

2 www.perisaianak.com"http://www.perisaianak.com/" www.perisaianak.com

Harus diakui bahwa hamper semua aplikasi web filter yang ada semuanya buatan luar negeri, dan bekerja efektif apabila berkaitan dengan konten yang berbahasa Inggris. Bagaimana dengan konten-konten negatif yang menggunakan bahasa Indonesia? Tentu web filter itu tidak bekerja seefektif dengan bahasa Inggris. Di sinilah PERISAI Anak menjawab masalah itu. PERISAI Anak menyediakan sebuah aplikasi gratis bernama PERISAI

3 www.totlol.com "http://www.totlol.com/" www.totlol.com

Anak-anak suka sekali dengan video. Website yang memiliki database dan koleksi video terbanyak sudah pasti YouTube. Namun, jika Anda mengizinkan anak Anda melihat-lihat video di YouTube, itu namanya mencari masalah. Walaupun YouTube bukan website porno, masih banyak video yang tetap tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak. Sebagai alternatif dari YouTube, Anda bisa meminta anak Anda untuk mengakses www.totlol.com. Pada dasarnya, video yang ada di sini merupakan konten-konten yang diambil dari YouTube, tapi semuanya sudah diperiksa dan di-rating oleh
para orang tua. Sehingga Anda tidak perlu khawatir adanya video yang tidak layak ditonton oleh anak-anak. Selain www. totlol.com http://video.kidzui.com/HYPERLINK "http://video.kidzui.com/" http://video.kidzui.com/ juga menyajikan hal yang
sama.
4www.microsoft.com/protect/familysafety/default.aspxHYPERLINK http://www.microsoft.com/protect/familysafety/default.aspx www.microsoft.com/protect/familysafety/default.aspx

Sebagai vendor software terbesar yang produknya dipakai oleh mayoritas pengguna komputer, Microsoft tidak ingin ketinggalan dalam membantu anak agar tetap aman berInternet. Di website ini, mereka menyajikan beberapa tip seperti bagaimana caranya menyimpan password yang aman,
keamanan saat berInternet, dan lain-lain. Selain itu, mereka juga menyajikan berbagai tip keamanan online untuk produk produk mereka. Misalnya bagaimana cara mengaktifkan setting Family Safety di Xbox, Windows Media Center, dan sebagainya.



referensi :

Majalah PC MILD edisi 04.10

Minggu, 20 November 2011

Membuat WBS dalam Penulisan ILmiah

Work Breakdown Structure adalah Pemecahan atau pembagian pekerjaan kedalam bagian yang lebih kecil atau suatu daftar yang harus dimiliki oleh setiap orang sebelum mengerjakan proyek. WBS merupakan aturan secara hirarki, pengerjaan suatu proyek menjadi unit terkecil yang mempunyai arti dan saling berhubungan.

Alasan perlunya WBS adalah:
1. Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas.
2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas

WBS merupakan elemen penting, karena memberikan kerangka yang membantu, antara lain dalam :
1. Pembagian tanggung jawab.
2. Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas
3. Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.
4. Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil
5. Pembuatan perencanaan

CONTOH YANG DIAMBIL DARI PI SAYA BERKENAAN DENGAN WBS IALAH:

Judul Penulisan Ilmiah “Aplikasi Tanaman Obat Tradisional Dengan Menggunakan J2ME”

1. Metode Pengumpulan data :

Pengumpulan data yang dilakukan melalui studi pustaka atau perpustakaan kampus,buku buku yang membahas tentang tanaman obat tradisional,buku panduan lengkap untuk pembuatan aplikasi menggunakan J2ME dan mencari data dari internet berkenaan dengan bahan materi aplikasi yang dibuat

2. Metode Perancangan :

Perancangan aplikasi dilakukan dengan membuat rancangan terhadap program yang akan dibuat.Perancangan berupa struktur navigasi program,struktur tampilan halaman, struktur penampilan input dan output program.Aplikasi ini menggunakan platform j-creator sebagai emulator untuk memasukan kodingnya.Selain itu,penulis menggunakan aplikasi photoshop sebagai pengolah gambar untuk membuat icon – icon dalam program.Sedangkan untuk pengeksekusian runningnya program menggunakan J2ME

3. Uji coba

Uji coba program dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis merk handphone yang pada umumnya dimiliki masyarakat.Untuk mempermudah penggunaan aplikasi ini dalam uji coba,penulis memberikan contoh vendor dari seri handphone,yaitu :
 Nokia 6300
 Nokia E72
 Nokia 5310
 Nokia 6120 Clasic
 BB pearl 3G
 BB Curve 8520
 Motorola Q9H
 Ti Phone T78
 Sony Ericson C510
 Sony Ericson Zylo
 Sony Ericson K770i
 Sony Ericson K660i

3. Tahap Implementasi :

Implementasi aplikasi ini sudah dicoba atau diterapkan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi lengkap tentang tanaman obat tradisional yang bisa digunakan dengan mudah dan sederhana pemakaiannya.Selain itu aplikasi ini juga diimplimentasikan kepada para pelajar secara khusus yang sedang mempelajari tentang tanaman obat tradisional yang ada di Indonesia.
lalu Persiapan Perangkat Aplikasi Mobile

Berikut ini adalah perangkat – perangkat utama yang digunakan :

- Aplikasi Java Emulator yaitu sun_java_wireless_toolkit-2_5_2-windows
- Aplikasi untuk memasukandan mengedit coding program yaitu j creator
- Aplikasi untuk mengolah gambar yaitu photoshop
- Aplikasi untuk membuat rancangan UML yaitu star UML

Langkah pertama adalah membuat struktur navigasi yaitu



Langkah berikutnya membuat flowchart :



berikutnya saya membuat UML

sekuensial:



Aktivasi:



Use Case



UML (Unified Modelling Language) yang saya buat ialah

1 Use case Diagram

Diagram use case digunakan untuk menggambarkan pengguna sistem dari perilakupengguna terhadap system
2 Sequance Diagram

Diagram sequence merupakan salah satu diagram Interaction yang menjelaskan bagaimana suatu operasi itu dilakukan; message (pesan) Analisis dan Perancangan Sistem Halaman apa yang dikirim dan kapan pelaksanaannya

3 Class diagram

Diagram class menunjukkan objek-objek yang terdapat dalam sistem serta keterhubungan antar objek tersebut.

4 Aktivity Diagram

Activity diagram digunakan untuk menggambar aktifitas pengguna aplikasi yangdigambar berbentuk diagram.Pertama kali pengguna akan melihat tampilan halamanpembuka, kemudian masuk ke halaman menu utama, setelah masuk ke halaman menuutama aplikasi maka pengguna dapat memilih pilihan yang disediakan dalam mhttp://www.blogger.com/img/blank.gifenu utamayaitu menu nama obat,menu nama latin,menu komposisi dan khasiat,menu nama penyakitmenu about dan menu keluar.Masing – masing memiliki penjelasannya yang sudah terdapat pada bagian perancangan interface program.Berikut adalah rancangan tampilan diagram aktifity

Struktur navigasi yang digunakan aplikasi ini adalah struktuhttp://www.blogger.com/img/blank.gifr navigasi berjenis hirarkiFlowchart merupakan suatu diagram yang menjelaskan logika / urutan instruksiprogram. Agar lebih memudahkan dalam menjelaskan langkah-langkah pembuatan program maka terlebih dahulu saya membuat Flowchart yang menggambarkan prosesnya secara umum..

Referensi :
cara-membuat-wbs-aplikasi
membuat-wbs-dengan-contoh-penulisan

Sabtu, 19 November 2011

Netbook dengan OS Chrome






Sudah lebih dari 2 tahun, pasar mobile PC diramaikan dengan pilihan alternatif kategori netbook dengan beragam pilihan. Untuk sistem operasi saja, sudah beralih dari penggunaan Windows XP ke
Windows 7, selain juga tersedia beberapa varian Linux. Hadirnya sistem operasi Chrome dari Google juga akan turut meramaikan pilihan pasar netbook bagi pengguna. Beberapa produsen netbook ternama telah mengembangkan penggunaan sistem operasi Chrome, untuk menghadirkan produk mobile PC terbarunya. Salah satu yang diberitakan adalah Samsung, yang dikabarkan akan menghadirkan netbook dengan sistem operasi Chrome ini. Meski belum ada informasi resmi dar i Samsung, namun beberapa informasi mengenai produk tersebut sudah hangat dibicarakan. Diinformasikan produk tersebut menggunakan processor Qualcomm Snapdragon 1 GHz. Dengan layar 10,1 inci, produk tersebut dilengkapi memory 2 GB memory, media penyimpanan solid state drive (SSD) kapasitas 64 GB. Untuk konektivitas nirkabel, mendukung Wi-Fi dan 3G, dan akan memiliki daya tahan baterai hingga 12 jam.



referensi :

Majalah PC MILD edisi 04.10

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More